logo
Produk
Rumah / Produk / Perangkat Anestesi Jalan Nafas /

Jarum Biopsi Semi-otomatis dengan Slot Pengambilan Sampel 20 mm dan Ujung Ekogenik untuk Diagnosis Onkologi

Jarum Biopsi Semi-otomatis dengan Slot Pengambilan Sampel 20 mm dan Ujung Ekogenik untuk Diagnosis Onkologi

Nama Merek: AILE
Nomor Model: Slot Pengambilan Sampel 20 mm
Jumlah Pesanan Minimum: 20.000
harga: Negotiated
Ketentuan Pembayaran: L/C, T/T
Kemampuan Penyediaan: 10.000.000 per bulan
Informasi Rinci
Tempat asal:
Cina
Sertifikasi:
CE ISO
Kemasan rincian:
Paket Individu
Menyediakan kemampuan:
10.000.000 per bulan
Menyoroti:

Jarum Biopsi 20 mm Sampling Slot

,

Alat Diagnostik Onkologi Semi-otomatis

,

Jarum Pengambilan Sampel Jarum Ekogenik

Deskripsi Produk

Jarum Biopsi Semi-otomatis Alat Diagnostik Onkologi Slot Pengambilan Sampel 20 mm

 

Tinjauan Produk

Dalam bidang diagnostik onkologi yang presisi, memperoleh spesimen jaringan berkualitas tinggi dan utuh adalah landasan diagnosis yang akurat. Jarum Biopsi Semi-otomatis ini, yang dilengkapi dengan Slot Pengambilan Sampel 20 mm, direkayasa untuk radiologi intervensi dan onkologi. Alat ini secara mulus memadukan kontrol taktil penentuan posisi manual dengan penembakan berkecepatan tinggi dari sistem otomatis, memaksimalkan hasil spesimen sambil meminimalkan trauma pasien.

Keunggulan Inti & Fitur Utama

  1. Slot Pengambilan Sampel 20 mm Optimal: Takik yang luas dirancang untuk mengambil inti jaringan yang substansial dalam satu kali tusukan, memenuhi persyaratan ketat untuk histopatologi dan imunohistokimia (IHC) sambil mengurangi kebutuhan akan tusukan ganda.

  2. Langkah Penembakan yang Dapat Disesuaikan: Menawarkan kedalaman penetrasi ganda (misalnya, 10mm dan 20mm), perangkat ini memungkinkan klinisi untuk menyesuaikan prosedur berdasarkan ukuran tumor dan kedekatannya secara anatomis dengan organ vital.

  3. Ujung Ekhogenik yang Ditingkatkan: Ujung distal diberi perlakuan untuk visibilitas superior di bawah panduan ultrasonografi. Ini memastikan pelacakan waktu nyata dan akurasi yang tepat selama prosedur biopsi.

  4. Ujung Trokar Ultra-Tajam: Dibuat dari baja tahan karat kelas medis premium, ujung tumpul tiga memastikan penetrasi yang mulus dengan resistensi minimal, secara efektif mengurangi ketidaknyamanan pasien dan risiko hematoma.

  5. Desain Ergonomis: Pegangan operasi satu tangan yang ringan memberikan cengkeraman yang aman, memungkinkan klinisi mempertahankan stabilitas bahkan selama manuver intervensi yang kompleks.

Spesifikasi Teknis

Ukuran (Gauge) Panjang (mm) Slot Pengambilan Sampel (mm) Aplikasi
14G 100 / 150 / 200 20 Ginjal, Jaringan Lunak Payudara
16G 100 / 150 / 200 20 Hati, Paru-paru
18G 100 / 150 / 200 20 Paru-paru, Prostat
20G 100 / 150 / 200 20 Tiroid, Kelenjar Getah Bening

 

Keunggulan Material: Mengapa Baja Tahan Karat Penting

Jarum kami dibuat dari Baja Tahan Karat SUS304 berkekuatan tarik tinggi. Dibandingkan dengan paduan standar, material kami memberikan kekakuan superior untuk mencegah bengkok selama penembakan berkecepatan tinggi. Poros jarum dilapisi dengan lapisan pelumas kelas medis, yang penting untuk mengurangi gesekan saat mengambil sampel lesi yang padat atau fibrotik.

Indikasi & Target Audiens

  • Penggunaan yang Dimaksudkan: Biopsi perkutan organ jaringan lunak seperti paru-paru, hati, ginjal, payudara, prostat, dan berbagai massa jaringan lunak.

  • Pengguna Target: Radiolog intervensi, ahli onkologi, dan spesialis bedah yang memerlukan penentuan stadium patologis definitif untuk dugaan keganasan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • T: Apakah jarum ini mendukung prosedur yang dipandu koaksial?

    J: Ya, jarum semi-otomatis kami kompatibel dengan jarum introducer koaksial, memungkinkan pengambilan sampel ganda melalui satu titik akses untuk meminimalkan risiko pasien.

  • T: Apa keuntungan "Semi-otomatis" dibandingkan "Sepenuhnya Otomatis"?

    J: Jarum semi-otomatis memberikan "rasa taktil" kepada klinisi sebelum menembak. Meskipun pistol otomatis penuh lebih cepat, versi semi-otomatis memberikan kontrol yang lebih baik selama fase penentuan posisi akhir, yang sering kali lebih disukai di area yang sensitif.